Dorong Implementasi Smart Classroom, Epson Indonesia Gandeng Disdikpora DIY Gelar Seminar Digitalisasi Pendidikan

waktu baca 2 menit
Jumat, 24 Jul 2026 12:40 76 redaksi

YOGYAKARTA — PT Epson Indonesia berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta (Disdikpora DIY) serta Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (Balai Tekkomdik) DIY menyelenggarakan seminar bertajuk “Membangun Kelas Digital Melalui Integrasi Artificial Intelligence (AI) dan Teknologi Interaktif” pada Kamis (23/7/2026).

Langkah ini diambil guna mempercepat transformasi digital dan implementasi Smart Classroom di lingkungan sekolah Yogyakarta.

Acara ini menghadirkan para kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan untuk mendalami pemanfaatan teknologi interaktif yang berpusat pada siswa.

Plt. Kepala Balai Tekkomdik DIY, Drs. Raden Suci Rahmadi, M.I.P., menekankan bahwa pemanfaatan teknologi digital merupakan fondasi penting dalam peningkatan mutu pendidikan.

“Transformasi pendidikan membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, institusi pendidikan, dan pelaku industri. Sinergi seperti ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif sekaligus mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan,” tegas Raden Suci saat membuka acara.

Dalam rangkaian seminar, Fungsional PTP Balai Tekkomdik Disdikpora DIY, Oki Pambudi, S.Pd., M.Pd., memaparkan strategi pemanfaatan Artificial Intelligence (AI).

Ia menggarisbawahi pentingnya penggunaan AI secara bijak, aman, dan bertanggung jawab tanpa menggeser peran guru sebagai fasilitator utama.

Sementara itu, Head of Corporate & Government Sales PT Epson Indonesia, Zanipar S.A. Siadari, menyampaikan bahwa ekosistem Smart Classroom berfokus pada penciptaan pengalaman belajar yang setara dan partisipatif.

“Bagi Epson, Smart Classroom bukan sekadar menghadirkan teknologi ke dalam ruang kelas. Yang lebih penting adalah bagaimana teknologi tersebut mampu menciptakan pengalaman belajar yang setara, di mana setiap siswa dapat melihat materi dengan jelas, berpartisipasi secara aktif, dan memahami pembelajaran dengan lebih baik,” ungkap Zanipar.

Guna memberikan gambaran nyata, Product Marketing Manager Visual Instrument PT Epson Indonesia, Hesti Astina, memandu demonstrasi langsung simulasi ruang kelas digital di hadapan para peserta.

Dalam kesempatan tersebut, Epson memperkenalkan rangkaian perangkat yang dirancang untuk mendukung kebutuhan operasional dan pembelajaran di sekolah:

  • Proyektor 3LCD (Seri EB-E600 & EB-X600): Memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 53% untuk mendukung program pemerintah.
  • Proyektor Short Throw & Interaktif Laser (EB-W56S & EB-770Fi): Proyektor proyeksi jarak dekat dan teknologi interaktif dengan pena digital maupun sentuhan jari.
  • Proyektor Laser Auditorium (EB-PU2220B): Menghasilkan tingkat kecerahan hingga 20.000 lumen untuk aula besar.
  • Perangkat Administrasi: Solusi cetak dan pemindaian arsip sekolah melalui Printer EcoTank (A4 & A3) serta Scanner Dokumen (Seri ES-C330, ES-C320W, ES-C380W).

Sinergi berkelanjutan antara pemerintah dan industri ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya ekosistem Smart School yang merata di Indonesia.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA