Kadin bersama Pemprov Sultra bersinergi menggelar Pangan Murah (GPM) yang akan digelar pada 13-14 Februari 2026 di EX MTQ Kendari, mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai. RADARKENDARI.ID – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) menunjukkan komitmen memperkuat ekonomi daerah melalui kerja sama erat dengan Pemerintah Provinsi Sultra.
Sinergi ini diwujudkan dengan mendukung program unggulan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang akan digelar pada 13-14 Februari 2026 di EX MTQ Kendari, mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai.
GPM Kadin Sultra mendapat dukungan dari berbagai pihak, antara lain Kepala Badan Pangan Nasional Dr.H. Andi Amran Sulaiman, Gubernur Sultra Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya N Bakrie, dan Ketua Umum Kadin Sultra Anton Timbang. Acara menawarkan pangan murah dan berkualitas bagi masyarakat Sultra.
Ketua Kadin Sultra Anton Timbang menyatakan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar bentuk kebersamaan di atas kertas, melainkan aksi nyata untuk kesejahteraan masyarakat.
“Kami mendukung penuh program Pak Gubernur yang mendorong ekonomi daerah lebih mandiri dan kompetitif. GPM ini adalah salah satu bentuk nyata kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah,” ujarnya usai audiensi dengan Gubernur pada 10 Februari 2026.
Dukungan Kadin Sultra mencakup tiga pilar utama: penguatan ekonomi daerah dengan intervensi pasar di wilayah berinflasi tinggi seperti Kolaka, Baubau, dan Wakatobi; pemberdayaan UMKM dengan membina hingga 3.000 pelaku usaha menjadi PT Perorangan; serta ketahanan pangan melalui pemetaan lahan pertanian dan hilirisasi sumber daya lokal.
Kadin Sultra juga berperan sebagai mitra strategis dalam mengendalikan inflasi, khususnya di Kolaka yang mencatat angka 6,75%.
GPM bertujuan menjamin ketersediaan stok beras, telur, dan minyak goreng menjelang Ramadan.
Selain itu, acara ini menjadi uji coba sistem distribusi skala provinsi yang melibatkan UMKM binaan, guna menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat Sultra.
“Sinergi ini mencakup koordinasi harga, ketersediaan stok, hingga penyediaan infrastruktur bagi UMKM. Kami siap memastikan masyarakat terbantu dan pangan tetap terjangkau,” tutup Anton.
Penulis : Agus Setiawan
Tidak ada komentar