Hasil Survei IIP : Publik Kendari Kurang Yakin Terhadap Pemilu 2024 Luber dan Jurdil

waktu baca 2 menit
Sabtu, 24 Jun 2023 14:56 80 radarkendari.id

Kendari – Indeks Insan Politeia (IIP) merilis hasil survei Persepsi Masyarakat Kendari terhadap pelaksanaan pemilu 2024 Luber jurdil , singkatan dari langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Hasil survei Menujukan sekitar 50,8 % Masyarakat Kendari Kurang yakin terhadap pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan luber & jurdil, sekitar 33,8 % tidak yakin pelaksanaan Pemilu 2024 luber & jurdil .

Ketua Lembaga Indeks IIP Andi Awaluddin Maruf mengungkapkan, sebanyak 10,8 % yang yakin pelaksanaan Pemilu 2024 luber dan jurdil, cuma 4,6 % sangat yakin terhadap pemilu 2024 berjalan luber & jurdil.

Pengamat dan Peneliti Demokrasi dan Politik lokal Sulawesi Tenggara ini menjelaskan, hasil survei diperoleh melalui metode survei kuantitatif deskriptif, teknik penarikan sampel purposive sampling yakni berdasarkan pertimbangan peneliti yakni penentuan sampel sebagai responden memperhatikan tingkat pengetahuannya terhadap Pemilu 2024.

“Hasil ini menggambarkan persepsi kepercayaan Masyarakat terhadap pelaksanaan pemilu 2024 tergolong tinggi dari total 84,6 % Masyarakat yang kurang dan tidak yakin pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan luber & jurdil, ” ungkap Awaluddin.

Lanjut dia, survei menggunakan jumlah sampel 102 Warga di Kendari berdasarkan rumus sloving dari total populasi dari masyarakat Kendari yang sudah memiliki hak pilih, tingkat marjin eror 10 %.

Data Ini menjadi tantangan penyelenggara baik dari KPU dan Bawaslu untuk melakukan sosialisasi dan pendidikan politik Terkait pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan luber & jurdil.

“Rendah kepercayaan publik ini akan berdampak pada kualitas pelaksanaan demokrasi yang sehat. KPUD dan Panwaslu sebagai lembaga penyelenggara pemilu diharapkan memiliki SDM yang berkomitmen menjaga integritas dan profesionalitas dalam melaksanakan tugas sehingga apa yang menjadi persepsi Masyarakat Kendari tidak menjadi kenyataan pada pemilu 2024,” Pungkas Dosen diprogram Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) ini. (rk)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA