Ikuti Rakernas Tanaman  Pangan, Kepala Distana Sultra Siap Dorong Produksi Pangan Nasional di Tahun 2025

waktu baca 2 menit
Jumat, 13 Des 2024 15:17 109 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID- Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Muhammad Rusdin, hadir dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Kegiatan Tahun 2024 dan Pemantapan Kegiatan Tahun 2025 lingkup Direktorat Tanaman Pangan. Acara yang berlangsung di Hotel Grand Mercure Yogyakarta ini dibuka oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Akhmad Musyafak, mewakili Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Jumat (13/12/2024).

Dalam sambutannya, Akhmad Musyafak menekankan pentingnya sinergi program untuk meningkatkan produksi padi tahun 2025. “Keberhasilan program tersebut akan bertumpu pada empat pilar Redesain Sistem Perencanaan dan Penganggaran (RSPP), yakni Program Ketersediaan Akses dan Konsumsi Pangan Berkualitas, Nilai Tambah dan Daya Saing Industri, Pendidikan dan Pelatihan Vokasi, serta Dukungan Manajemen,”ujarnya.

Rakernas ini juga memaparkan sejumlah strategi dan target nasional untuk sektor tanaman pangan tahun 2025, di antaranya:

Pengembangan Padi: Meliputi kawasan oplah, cetak sawah baru, dan pengembangan padi gogo.

Pengembangan Jagung dan Pangan Lokal: Fokus pada komoditas strategis seperti ubi jalar.

Pengadaan Alsintan Pascapanen: Penyediaan alat mesin pertanian seperti combine harvester dan power thresher.

Penguatan Sertifikasi dan Uji Mutu Benih: Untuk memastikan ketersediaan benih berkualitas.

Pemerintah telah menetapkan target produksi strategis, yakni 32,83 juta ton untuk padi, 16,68 juta ton untuk jagung, dan 334 ribu ton untuk kedelai. Untuk merealisasikan target ini, anggaran sebesar Rp29,37 triliun dialokasikan guna mendukung program swasembada pangan, termasuk penyediaan alat mesin pertanian, pupuk bersubsidi, dan pengembangan pertanian modern.

Sebagai salah satu provinsi prioritas, Sulawesi Tenggara ditargetkan memproduksi 30.726 ton benih pada tahun 2025 melalui bantuan benih tahun 2024. Selain itu, Sultra akan mendapatkan alokasi 6.173 unit pompanisasi tadah hujan serta tambahan 1.967 unit dari Direktorat Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP).

Kepala Distanak Sultra, La Ode Muhammad Rusdin, menegaskan komitmen Sultra dalam mendukung program nasional tersebut. “Sesuai arahan Penjabat Gubernur Sulawesi Tenggara dan Sekretaris Daerah Sultra, kami akan memaksimalkan peran Sultra untuk meningkatkan produksi pangan dan memperkuat infrastruktur pertanian,” ujarnya.

Rakernas ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menciptakan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan. “Sinergi dan implementasi program strategis ini diyakini dapat menjadi langkah signifikan dalam mencapai swasembada pangan di Indonesia,”pungkasnya. (adm)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA