Jasa Raharja Gelar Diskusi Bersama Pakar Transportasi Bahas Kesiapan Mudik Lebaran 2026

waktu baca 2 menit
Rabu, 11 Mar 2026 21:49 163 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID — Menjelang arus mudik Lebaran 2026, PT Jasa Raharja menggelar forum diskusi bertajuk “Ngobrol Santai Bersama Pakar Transportasi” yang mempertemukan para akademisi, pakar transportasi, serta pemangku kepentingan untuk membahas kesiapan pengelolaan mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik Idulfitri.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Jasa Raharja, Jakarta, Rabu (11/3/2026), menjadi ruang dialog strategis untuk menghimpun berbagai masukan terkait keselamatan transportasi dan pengelolaan arus mudik yang diperkirakan meningkat signifikan tahun ini.

Diskusi tersebut turut menghadirkan pakar transportasi Ki Darmaningtyas, serta perwakilan dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI).

Direktur Utama PT Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, mengatakan forum diskusi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama mudik Lebaran.

Menurutnya, berbagai masukan dari para pakar transportasi sangat diperlukan guna meningkatkan kesiapan operasional di lapangan.

Ia menegaskan bahwa keselamatan jutaan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menjadi prioritas utama bagi Jasa Raharja.

Dalam rangka program Siaga Lebaran 2026, Jasa Raharja telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, termasuk mobilisasi sekitar 2.000 personel yang tersebar di 29 kantor wilayah, 63 kantor cabang, dan 38 kantor pelayanan di seluruh Indonesia.

Selain itu, sebanyak 29 Tim Jasa Raharja Reaksi Cepat juga disiagakan untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kecelakaan di jalur mudik.

Forum ini juga dihadiri Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho yang menyampaikan bahwa pengamanan arus mudik melalui Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang melibatkan berbagai pihak secara kolaboratif.

Ia menegaskan bahwa negara hadir untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan momentum mudik dengan aman dan nyaman.

Melalui sinergi antara pemerintah, aparat, akademisi, dan para pemangku kepentingan transportasi, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih tertib, lancar, dan aman bagi seluruh masyarakat.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA