Karhutla di Lantari Jaya Bombana Meluas, Polsek Kerahkan Water Cannon untuk Padamkan Api

waktu baca 2 menit
Senin, 14 Sep 2026 21:02 80 redaksi

RADAR KENDARI – Polsek Lantari Jaya, Polres Bombana, bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di area persawahan dan perkebunan masyarakat di Desa Watu-Watu dan Desa Langkowala, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, Senin (14/9/2026).

Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 08.30 WITA. Api dengan cepat meluas dan sulit dikendalikan akibat kondisi angin yang cukup kencang, ditambah material lahan berupa jerami serta daun pohon jati kering yang mudah terbakar.

Melihat kondisi tersebut, Kapolsek Lantari Jaya IPTU Prasetyo Nento, S.H., M.H., C.P.M. segera berkoordinasi dengan Polres Bombana untuk meminta bantuan kendaraan Water Cannon guna memperkuat proses pemadaman.

Permintaan tersebut langsung ditindaklanjuti. Mobil Water Cannon Polri dikerahkan ke lokasi bersama satu unit mobil water tank milik PT JBM serta 10 unit sepeda motor untuk mendukung mobilitas personel dalam menjangkau titik-titik api.

Proses pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan personel Polri, TNI dan karyawan PT JBM. Sinergi lintas unsur ini dilakukan untuk mempercepat penanganan sekaligus mencegah api merambat ke permukiman dan lahan masyarakat di sekitar lokasi.

Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi sejumlah kendala. Selain angin kencang, kondisi lahan yang dipenuhi jerami dan daun jati kering membuat api mudah menjalar. Petugas juga harus menghadapi keterbatasan sarana pemadaman serta sebaran titik api di area yang cukup luas.

Kebakaran diperkirakan melanda lahan seluas ±13 hektare. Api bahkan sempat merambat hingga menyebabkan satu rumah pondok kebun milik warga dan satu gedung walet mengalami kebakaran.

Berkat respons cepat dan koordinasi seluruh unsur yang terlibat, titik-titik api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 12.30 WITA.

Meski api telah berhasil dipadamkan, personel Polsek Lantari Jaya bersama unsur terkait masih melakukan pemantauan dan pendinginan di sekitar lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Kapolsek Lantari Jaya IPTU Prasetyo Nento mengatakan, pengerahan Water Cannon dilakukan setelah pihaknya melihat kondisi kebakaran yang cukup luas dan dipengaruhi angin kencang.

“Kami langsung berkoordinasi dan meminta bantuan Water Cannon Polres Bombana karena melihat kondisi api yang cukup luas dan dipengaruhi angin kencang. Alhamdulillah, dengan bantuan seluruh pihak, api dapat segera dikendalikan dan dipadamkan,” ujar Prasetyo.

Ia juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, terutama di tengah kondisi lahan yang kering dan mudah terbakar.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada pihak Kepolisian atau pemerintah setempat agar dapat ditangani dengan cepat sebelum api meluas,” pungkasnya.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA