Kawasan Tapak Kuda Bukan Pasar, Perumda Kendari Ajak Pedagang Pindah ke Pasar Punggolaka 

waktu baca 2 menit
Kamis, 29 Okt 2026 19:57 49 redaksi

RADAR KENDARI — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Kota Kendari menyatakan kesiapannya untuk menampung para pedagang di kawasan Tapak Kuda apabila penertiban lanjutan oleh Pemerintah Kota Kendari melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) benar-benar dilakukan.

Direktur Perumda Pasar Kota Kendari, Asnar, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah tempat di pasar-pasar resmi yang dikelola pemerintah, seperti Pasar Punggolaka, Pasar Banteng, hingga Pasar Baruga.

Menurut Asnar, dari beberapa alternatif lokasi yang disiapkan, Pasar Punggolaka menjadi salah satu lokasi yang sangat strategis dan ideal bagi para pedagang, khususnya pedagang ikan maupun kebutuhan harian lainnya.

“Bangunannya sudah bagus, berada di lingkungan pemukiman yang cukup, ramai dan sangat cocok untuk [tempat] penjual ikan. Apalagi kalau pedagang seafood membawa karakter mereka di Punggolaka, itu pasti akan ramai,” ujar Asnar, Kamis (29/10/2026).

Ia menambahkan, lokasi Pasar Punggolaka juga sangat mudah diakses oleh masyarakat dari berbagai kecamatan seperti Puuwatu, Mandonga, Baruga, dan Kadia. Selain akses jalan yang luas, fasilitas parkir di pasar tersebut juga memadai.

Sebagai bentuk dukungan, Perumda Pasar memberikan kemudahan bagi para pedagang yang ingin pindah, berupa gratis biaya masuk ke pasar resmi.

Selain itu, kondisi bangunan pasar dinilai jauh lebih permanen dan representatif dibandingkan tempat sebelumnya.

Asnar menegaskan bahwa kawasan Tapak Kuda bukanlah peruntukan resmi sebagai tempat aktivitas jual beli atau pasar. Terlebih lagi, masih banyak lapak di pasar-pasar resmi di Kota Kendari yang saat ini masih kosong dan siap menampung para pedagang.

“Kalau memang tidak mau di pasar baru, di Pasar Banteng, Pasar Punggolaka itu cukup bagus. Dan saya yakin akan ramai, bahkan mungkin akan lebih ramai dibanding di pasar grosir,” imbuhnya.

Berdasarkan laporan dan pendataan perwakilan pedagang di lapangan, saat ini tercatat sudah ada sekitar 38 orang pedagang yang mendaftar dan siap untuk bergeser ke tempat relokasi yang disediakan.

Pihak Perumda Pasar berharap para pedagang dapat tetap membawa kualitas pelayanan, kebersihan, serta karakteristik dagangan mereka ke lokasi yang baru agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan lancar dan tertib.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA