Kolaborasi BPBD Kota Kendari dan Kartana, Kesiapsiagaan Bencana Makin Diperkuat

waktu baca 2 menit
Jumat, 3 Apr 2026 09:25 133 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID — Peran BPBD Kota Kendari kembali menonjol dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana.

Melalui momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 Forum Kendari Tanggap Bencana (Kartana), sinergi antara pemerintah dan relawan diwujudkan lewat pelatihan penanganan awal luka bakar yang diikuti lebih dari 200 peserta.

Kegiatan yang awalnya menargetkan sekitar 100 peserta ini justru membludak, menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengetahuan dasar kebencanaan, khususnya penanganan luka bakar sebagai salah satu kondisi kegawatdaruratan yang kerap terjadi.

Wali Kota Kendari yang diwakili oleh Kepala Pelaksana BPBD Kota Kendari, Cornelius Padangmenegaskan komitmen pemerintah daerah melalui BPBD dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang terintegrasi dan berbasis kolaborasi.

Menurutnya, penguatan kapasitas masyarakat menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko dan dampak bencana.

BPBD Kota Kendari, kata dia, terus mendorong edukasi dan pelatihan sebagai langkah preventif agar masyarakat tidak hanya menjadi objek, tetapi juga subjek dalam penanggulangan bencana.

Sementara itu, Komandan Kartana Muhammad Matin Adhiddia, menyampaikan bahwa tema luka bakar dipilih sebagai bentuk refleksi atas berbagai kasus kebakaran yang terjadi di Kota Kendari.

Ia mengajak seluruh elemen untuk selalu siap sebelum bencana datang. “Sedia ilmu penanganan awal luka bakar sebelum hujan,” ujarnya, mengadaptasi lirik lagu sebagai pesan kuat pentingnya kesiapsiagaan sejak dini.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber dr. Alim Al Fath Rianse, Sp.B., FICS yang memaparkan secara komprehensif mulai dari klasifikasi luka bakar, prinsip pertolongan pertama yang tepat, hingga tindakan yang harus dihindari agar tidak memperparah kondisi korban.

Rangkaian kegiatan berlangsung interaktif, dimulai dari pre-test, pemaparan materi, diskusi, hingga post-test sebagai evaluasi. Antusiasme peserta juga terlihat dari keaktifan dalam sesi tanya jawab serta keterlibatan dalam berbagai sesi yang diselingi doorprize.

Sebagai bentuk penguatan kapasitas lapangan, kegiatan ini juga ditandai dengan penyerahan simbolis motor rescue trail, yang diharapkan dapat menunjang mobilitas relawan dalam kondisi medan sulit saat terjadi bencana.

Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan syukur atas perjalanan dua tahun Kartana dalam kiprah kemanusiaan di Kota Kendari.

Melalui kolaborasi yang terus diperkuat bersama BPBD Kota Kendari, Kartana optimistis dapat membangun sistem kebencanaan yang semakin tangguh, responsif, dan terintegrasi, sejalan dengan semangat gotong royong menuju Kendari Tangguh Bencana.

Penulis : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA