Melayani Sepenuh Hati, Jasa Raharja Bentuk ‘Agen Keselamatan’ di Akar Rumput untuk Tekan Angka Kecelakaan

waktu baca 2 menit
Sabtu, 29 Nov 2025 10:12 152 radarkendari.id

Jakarta – Jasa Raharja meluncurkan pendekatan baru yang komprehensif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dengan menggandeng aparatur kecamatan dan desa di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui kampanye keselamatan yang dilaksanakan serentak di 52 loket, perusahaan ini berupaya membentuk Agen Keselamatan Transportasi di tingkat komunitas, bertujuan memperkuat budaya tertib berlalu lintas dari lingkungan domisili korban.

Program bertajuk ‘Intensifikasi Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban melalui Pemberdayaan Aparatur Kecamatan dan Desa’ ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan bertema ‘Keselamatan untuk Indonesia Maju’.

Inisiatif ini menandai pergeseran fokus dari penanganan 10 titik rawan kecelakaan teratas menjadi strategi yang lebih menyasar perubahan perilaku masyarakat, mengingat dominasi faktor human error dalam insiden kecelakaan.

Plt. Direktur Utama Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan perwujudan aksi nyata melayani sepenuh hati dan kampanye keselamatan yang berdampak serta lebih tepat sasaran.

“Kami ingin memastikan program keselamatan berjalan dari tingkat komunitas, dipimpin oleh figur yang dihormati masyarakat setempat,” ujar Dewi.

“Pendekatan berbasis domisili korban membantu kami melihat pola risiko secara lebih jelas, sehingga intervensi dapat diberikan di tempat yang paling membutuhkan.” tambahnya.

Aparatur kecamatan dan desa dinilai memiliki posisi strategis dan kedekatan sosial yang memungkinkan mereka menjadi Agen Keselamatan Transportasi yang efektif.

Pendekatan socio engineering melalui figur lokal ini diharapkan menciptakan multiplier effect, di mana satu aparatur dapat menjangkau ratusan warga di wilayahnya.

Kehadiran mereka memungkinkan edukasi, pengawasan, dan pendampingan yang lebih intensif serta berkelanjutan.

Kegiatan ini difokuskan pada peringkat 3 teratas dari kecamatan domisili korban kecelakaan di 10 wilayah prioritas nasional, meliputi Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Sumatra Utara, DI Yogyakarta, Sulawesi Selatan, DKI Jakarta, Banten, Sumatra Barat, dan Sumatra Selatan.

Total 156 kecamatan sasaran dengan estimasi 10.920 aparatur terlibat dalam program yang berlangsung sejak November hingga Desember 2025 ini.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA