Menanti Kejutan HUT ke-80 Partai Pekerja Korea, Pyongyang Diselimuti Persiapan Kolosal dan Isu Parade Militer Megah

waktu baca 3 menit
Rabu, 8 Okt 2025 10:32 138 radarkendari.id

PYONGYANG, KOREA UTARA — Kota Pyongyang, Republik Rakyat Demokratik Korea (RRD Korea), kembali menjadi pusat perhatian global menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Partai Pekerja Korea (PPK) pada 10 Oktober mendatang.

Para tamu negara, termasuk rombongan dari Indonesia, mulai berdatangan di tengah spekulasi tentang akan digelarnya parade militer kolosal.

Seorang pelancong yang telah kesebelas kalinya mengunjungi RRD Korea sejak tahun 2003, tiba di Bandara Kim Il Sung pada Selasa (7/10/2025) pagi, menggunakan penerbangan tambahan Air Koryo dari Beijing.

Penerbangan tambahan ini dikonfirmasi oleh Kedutaan Besar RRD Korea di Jakarta untuk membawa tamu penting yang akan menghadiri puncak perayaan.

Dalam perjalanan menuju Hotel Koryo, rombongan tersebut melewati Kim Il Sung Square, di mana ribuan anak Korea dari berbagai usia tampak sedang berlatih untuk tampil dalam puncak perayaan.

Mereka berbaris rapi, mengenakan topi putih, dan mengibaskan bendera merah, menciptakan pemandangan persiapan yang megah.

Kepastian Parade Militer Menunggu Isyarat Terakhir

Aktivitas di Kim Il Sung Square memunculkan dugaan kuat bahwa RRD Korea sedang mempersiapkan parade militer megah, layaknya yang biasa disaksikan dunia. Namun, kepastian mengenai format puncak acara belum diumumkan secara resmi.

Mr. Kim, pendamping lokal, mengungkapkan bahwa pemberitahuan mengenai parade militer akan disampaikan di saat-saat terakhir. Isyarat kehadiran Presiden Kim Jong Un dan digelarnya parade militer biasanya ditandai dengan permintaan agar tamu tidak membawa apa pun di kantong pada malam menjelang hari-H.

“Kita tunggu saja,” ujar sang pelancong, yang bersiap membandingkan parade di Pyongyang dengan parade militer Bastille Day di Paris, perayaan 80 tahun Perang Dunia Kedua di Beijing, dan parade HUT ke-80 TNI di Jakarta.

Menlu RI Dijadwalkan Hadir dalam Kapasitas Partai

Di lobi Hotel Koryo, dilaporkan terjadi pertemuan dengan Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Pyongyang, Riza H. Wardhana, yang tengah menyambut tim pendahulu dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI.

Kehadiran tim pendahulu ini disebut untuk menyambut Menteri Luar Negeri Sugiono, yang dijadwalkan hadir dalam peringatan HUT ke-80 Partai Pekerja Korea.

Uniknya, kehadiran Menlu Sugiono ini disebutkan dalam kapasitasnya sebagai Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, menunjukkan dimensi politik antar-partai di tingkat internasional.

Partai Pekerja Korea: Buruh, Tani, dan Intelektual

Partai Pekerja Korea yang berulang tahun ke-80 ini dikenal dengan ideologi Marxis yang unik. Simbol partai tidak hanya menampilkan palu (buruh) dan arit (petani), tetapi juga menyertakan kuas atau pena (intelektual).

Hal ini menyimpulkan bahwa revolusi Korea Utara dibangun di atas tiga pondasi utama: kelompok buruh, kelompok tani, dan kelompok intelektual.

Selain itu, para tamu juga mengunjungi Mayongdae, rumah kelahiran Kim Il Sung pada tahun 1912. Di lokasi yang kini dirawat sebagai “rumah revolusi” itu, terdapat sumur yang konon berkhasiat membuat muda bagi siapapun yang meminum airnya.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA