Merasa Dijegal di Pilrek Universitas Halu Oleo, Prof Azhar Bafadal Bakal Adukan Hasil Penjaringan ke Kemdiktisaintek

waktu baca 2 menit
Jumat, 19 Jun 2026 12:50 148 radarkendari.id

RADAR KENDARI – Kontestasi Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Halu Oleo (UHO) mulai menuai polemik.

Salah satu bakal calon rektor, Prof. Azhar Bafadal, menyatakan dengan tegas menolak hasil penjaringan berkas administrasi yang dikeluarkan oleh pihak panitia pilrek.

Prof. Azhar merasa dirugikan karena dirinya menjadi satu-satunya bakal calon rektor yang dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi dari total 11 pendaftar yang ada.

“Saya tidak mau menerima hasil itu karena semua berkas atau dokumen persyaratan yang diminta itu saya lengkap,” ujar Prof. Azhar saat dikonfirmasi via telepon, Jumat (19/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa alasan panitia menyatakannya tidak lolos adalah karena dianggap tidak memenuhi syarat minimal dua tahun pengalaman manajerial.

Padahal, Prof. Azhar menegaskan dirinya memiliki pengalaman yang cukup sebagai Sekretaris dan Ketua Senat Universtas Halu Oleo.

Menurutnya, berdasarkan surat dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) pada tahun 2021, posisi ketua dan sekretaris Senat Universitas sudah dikategorikan sebagai pengalaman manajerial.

“Kalau digabung (akumulasi), saya itu ada 26 bulan. Tapi mereka tidak terima itu sebagai pengalaman manajerial. Padahal dari surat Dikti itu sudah jelas,” kesalnya.

Lebih lanjut, Prof. Azhar juga menyayangkan sikap panitia Pilrek UHO yang tidak menyediakan ruang untuk masa sanggah setelah pengumuman hasil administrasi.

Ia mengaku sempat mempertanyakan hal tersebut kepada panitia, namun pihak panitia berdalih bahwa jika ada kekurangan berkas, calon akan dihubungi secara langsung.

“Tapi sampai batas akhir (injury time), saya tidak pernah dihubungi. Setelah mereka rapat, langsung keluar surat keputusan. Panitia melalui Senat tidak memberikan ruang untuk masa sanggah, sementara idealnya di tempat lain masa sanggah itu ada sekitar 9 hari,” tambahnya.

Merasa proses seleksi ini tidak berjalan semestinya, Prof. Azhar Bafadal tidak tinggal diam.

Ia berencana untuk langsung melayangkan surat pengaduan resmi ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terkait guna mencari keadilan.

“Karena tidak ada masa sanggah yang disediakan oleh panitia, saya akan langsung menyurat ke kementerian (Kemdiktisaintek). Insya Allah paling lambat besok suratnya sudah dikirim,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pilrek UHO, Prof Ali Bain saat dihubungi pewarta media ini belum merespon.

Laporan : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA