Pemkot Kendari Ikut Verifikasi Lapangan Kota Layak Anak 2025

waktu baca 2 menit
Selasa, 10 Jun 2025 14:23 150 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID, Kendari, Sulawesi Tenggara – Pemerintah Kota Kendari kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan kota yang ramah anak melalui kegiatan Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) Evaluasi Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2025.

Kegiatan ini digelar secara daring di ruang Command Center Balai Kota Kendari, Selasa (10/6/2025).

Verifikasi ini diikuti oleh berbagai pihak lintas sektor, termasuk perwakilan kementerian, perangkat daerah, organisasi masyarakat, dunia usaha, hingga Forum Anak.

Dalam acara tersebut, Asisten II Setda Kota Kendari, Dr. Ir. Nismawati, M.SD., hadir mewakili Wali Kota Kendari.

Dalam sambutannya, Deputi Pemenuhan Hak Anak Kementerian PPPA, Didik Agus, menegaskan pentingnya evaluasi berkala terhadap implementasi Kota Layak Anak sebagai tolok ukur komitmen dan sinergi antara pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan.

la mengapresiasi peran aktif Kota Kendari dalam berbagai program perlindungan anak, serta menyampaikan harapan agar semua pihak terus memperkuat strategi pembangunan anak secara inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kepentingan terbaik anak.

Pemerintah Kota Kendari sendiri, melalui pemaparan yang disampaikan oleh Asisten II Nismawati, menekankan bahwa upaya pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak telah menjadi prioritas pembangunan daerah.

Hal ini sejalan dengan visi Kota Kendari Tahun 2029, yakni menjadi kota layak huni yang maju, adil, dan berkelanjutan. Strategi pembangunan diarahkan pada peningkatan kualitas

SDM, layanan publik yang responsif, serta pembangunan infrastruktur dan sosial yang inklusif.

Sementara itu, dari sisi kelembagaan dan regulasi, Kendari telah menetapkan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Kota Layak Anak dan membentuk gugus tugas aktif yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota.

Kota Kendari juga menjalin kerja sama lintas sektor, termasuk dengan dunia usaha, dalam bentuk nota kesepahaman untuk memperkuat ekosistem perlindungan anak. Berbagai inovasi turut diluncurkan, seperti program “Radius Anak” dan “Teman Macan” sebagai bagian dari percepatan informasi dan perlindungan anak.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA