TPID Se-Sultra Terus Bersinergi dalam Pengendalian Inflasi

waktu baca 2 menit
Jumat, 18 Agu 2023 22:53 93 radarkendari.id

Kendari – Mengusung semangat “Sinergi dan Inovasi Penguatan Ketahanan Pangan melalui Hilirisasi Produk Pangan dan Penguatan Efektivitas Intervensi Harga Pangan”, TPID Se-Sulawesi Tenggara bersama Bank Indonesia terus bersinergi dan berinovasi pada berbagai program pengendalian inflasi yang telah diresmikan pada Jumat (11/08).

Program tersebut antara lain penguatan sistem informasi pengendalian inflasi seperti peluncuran aplikasi Pak Tani Konasara untuk mendukung pelaksanaan program pemanfaatan kebun pekarangan Konawe Utara, kemudian aplikasi Sipengharapan untuk pemantauan harga Muna Barat dan aplikasi Lapalapa untuk menunjang pelaksanaan pasar murah.

Pada launching tersebut, turut diresmikan sembilan Kerjasama Antar Daerah (KAD) untuk komoditas strategis inflasi, baik inter provinsi ataupun antar provinsi, serta diresmikan pula kerja sama Bank Indonesia dan TNI di Sultra terkait pemanfaatan lahan tidur TNI mencapai 18 Hektar pada tahap awal untuk pengembangan komoditas hortikultura.

Gubernur Sultra H. Ali Mazi S.H. menyatakan bahwa pengendalian inflasi tahun 2023 membutuhkan sinergi dengan berbagai pihak Termasuk Himpunan Ekonomi dan Bisnis Pesantren (Hebitren) Sultra melalui keterlibatan Hebitren sebagai agregator dan pengembangan komoditas pangan.

Selanjutnya Direktur Departemen Regional Bank Indonesia Imam Hartono menyatakan berbagai upaya ini berhasil membawa Sultra kembali pada koridor target inflasi dengan tingkat inflasi gabungan dua kota pada Juli 2023 sebesar 3,52 persen (yoy), namun hingga akhir tahun terdapat tantangan iklim yang berisiko mengurangi produksi pangan.

Oleh karenanya diperlukan berbagai Inovasi untuk mendorong produktivitas pangan seperti Penggunaan Pupuk Organik yang telah didorong melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) dan peningkatan produktivitas Bawang Merah melalui PSBI Rumah Semai Bawang Merah.

Kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Korem 143 Haluoleo Kendari ini turut dihadiri oleh instansi vertikal dan Bupati serta OPD terkait dari 17 Kabupaten/Kota.

Asisten Teritorial Panglima TNI Mayjen TNI Syafei Kasno S.H, M.H. menyatakan bahwa TNI selalu siap mendukung upaya pengendalian inflasi pangan berkaitan dengan peran TNI pada ketahanan pangan nasional di berbagai daerah.

Melalui kegiatan ini diharapkan para pemangku Kebijakan dapat terus bersinergi dan berinovasi pada berbagai upaya pengendalian inflasi dan masyarakat dapat menerima manfaat optimal berbagai Kebijakan inflasi bersama dengan semakin
diperkuatnya kerangka komunikasi Kebijakan. (Rk)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA