Humas PT TRG, Diman menjelaskan bahwa kondisi yang terjadi bukanlah penelantaran, melainkan miskomunikasi teknis antara pihak travel dengan muthawif (pemandu) di lokasi terkait administrasi hotel. RADARKENDARI.ID – PT Tajak Ramadhan Grup (TRG) secara tegas membantah pemberitaan yang menyebutkan adanya jemaah umrah asal travel mereka yang terlantar di Mekkah, Arab Saudi.
Hal ini disampaikan Humas PT TRG, Diman SP, untuk meluruskan informasi yang tidak akurat yang beredar di masyarakat.
Diman menjelaskan bahwa kondisi yang terjadi bukanlah penelantaran, melainkan miskomunikasi teknis antara pihak travel dengan muthawif (pemandu) di lokasi terkait administrasi hotel.
Ia menegaskan bahwa biaya akomodasi telah ditransfer jauh sebelum kejadian tersebut terjadi.
“Tidak ada jemaah yang diterlantarkan. Yang terjadi hanya miskomunikasi, dan proses kendala di hotel berlangsung sangat singkat, tidak sampai satu jam sudah selesai. Sekarang seluruh jemaah dalam kondisi baik dan menempati hotel bintang tiga,” jelas Diman, Selasa (03/02/2026).
INFORMASI 100 JEMAAH TERLANTAR ADALAH HOAKS
Humas juga mengklarifikasi data jumlah jemaah, menyatakan bahwa informasi mengenai 100 jemaah terlantar tidak benar. Menurutnya, jumlah jemaah yang berada di hotel tersebut hanya sebanyak 65 orang.
Pihak travel menyayangkan adanya laporan yang masuk ke media, yang diduga dipicu oleh keluarga jemaah di tanah air tanpa mengetahui kondisi asli di lapangan secara utuh.
Diman memperingatkan bahwa penyebaran informasi tidak akurat dapat merugikan nama baik perusahaan.
“Bahasa yang menyebutkan jemaah diterlantarkan itu salah besar. Ini bisa menjadi bumerang dan berpotensi kami laporkan sebagai pencemaran nama baik karena menyebarkan informasi yang tidak benar,” pungkasnya.
Saat ini, PT TRG memastikan seluruh rangkaian ibadah jemaah di tanah suci tetap berjalan lancar sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar