Penandatangan kerjasama antara PT Tiran dan RS Bhayangkara Kendari terkait standar kesejahteraan karyawan. RADARKENDARI.ID – Sebagai langkah konkret dalam meningkatkan standar kesejahteraan karyawan, PT Tiran resmi menjalin kerja sama strategis dengan Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kendari.
Kolaborasi ini merupakan bagian dari evaluasi mendalam perusahaan pasca-insiden kecelakaan kerja di wilayah operasional beberapa waktu lalu.
Fokus pada Layanan Medis Komprehensif
Kerja sama ini dirancang untuk memberikan perlindungan kesehatan menyeluruh bagi seluruh pekerja tambang, yang mencakup tiga pilar utama:
Pertama, Promotif & Preventif: Fokus pada pencegahan melalui Medical Check-Up (MCU) rutin, Kedua, Kuratif: Layanan rawat jalan dan rawat inap yang terjamin, Ketiga, Emergency: Penanganan gawat darurat yang cepat dan responsif.
“Kesehatan adalah kunci produktivitas. Ibarat sedia payung sebelum hujan, jika pegawai sehat, perusahaan produktif, dan keluarga di rumah pun tenang,” ujar perwakilan manajemen PT Tiran pada Rabu (21/1/2026).
Evaluasi Total dan Komitmen Keselamatan
Menanggapi kecelakaan kerja yang sempat terjadi, manajemen PT Tiran menegaskan telah melakukan evaluasi total pada sistem keselamatan kerja.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban serius, operasional tambang bahkan sempat dihentikan selama 13 hari.
Pemberhentian sementara ini bertujuan untuk memastikan seluruh prosedur keamanan (K3) terpenuhi kembali sesuai standar. Saat ini, operasional telah dibuka kembali secara terbatas mengikuti rekomendasi teknis dari inspektur tambang.
Dampak Positif bagi Masyarakat Lingkar Tambang
Tidak hanya menyasar internal perusahaan, PT Tiran juga memperluas manfaat kerja sama ini melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Ke depannya, PT Tiran dan RS Bhayangkara akan rutin menggelar: Penyuluhan pola hidup sehat bagi warga sekitar, dan Program pemeriksaan kesehatan masyarakat secara berkala.
Langkah ini menegaskan visi PT Tiran agar kehadiran industri pertambangan tidak hanya memberikan nilai ekonomi, tetapi juga dampak kesejahteraan dan kesehatan yang nyata bagi lingkungan Sulawesi Tenggara.
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar