Foto bersama pengurus AGPAI Kota Kendari. KENDARI — Konferensi Daerah (Konferda) ke-2 Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (DPD AGPAII) Kota Kendari menjadi momentum strategis dalam mendorong transformasi pendidikan agama Islam yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kementerian Haji dan Umrah Kota Kendari, Rabu (20/5/2026), secara resmi dibuka oleh Asisten I Setda Kota Kendari, Adriana Musaruddin dan dihadiri Ketua AGPAII Sultra, La Hamiku.
Dalam sambutannya, Adriana menegaskan bahwa Konferda II AGPAII bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum penting dalam merumuskan arah kebijakan dan peningkatan kualitas guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di tengah era digital yang terus berkembang pesat.
“Dunia pendidikan saat ini tidak lagi terbatas pada metode konvensional. Guru dituntut mampu memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas pembelajaran,” ujarnya.
Ia juga menekankan komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam mendorong transformasi digital di sektor pendidikan.
Berbagai langkah strategis telah dilakukan, mulai dari penguatan infrastruktur teknologi, peningkatan kapasitas tenaga pendidik, hingga pengembangan sistem pembelajaran berbasis digital yang modern dan adaptif.
Meski demikian, Adriana mengingatkan bahwa kemajuan teknologi harus tetap diimbangi dengan penguatan nilai-nilai keagamaan.
Menurutnya, pendidikan agama Islam memiliki peran vital dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak dan berintegritas.
“Pendidikan agama adalah pondasi moral dan spiritual. Ini harus terus diperkuat agar generasi kita mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri,” tegasnya.
Konferda II DPD AGPAII Kota Kendari ini juga menjadi wadah konsolidasi dan penguatan sinergi antar guru PAI.
Forum tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai gagasan inovatif serta program kerja yang konkret dalam meningkatkan profesionalisme guru dan kualitas pembelajaran di sekolah.
Para peserta yang terdiri dari pengurus dan anggota AGPAII, tenaga pendidik, serta undangan lainnya tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan. Semangat kolaborasi dan inovasi menjadi warna utama dalam forum tersebut.
Melalui Konferda ini, AGPAII Kota Kendari diharapkan mampu mengambil peran lebih besar sebagai motor penggerak peningkatan mutu pendidikan agama Islam, sekaligus menjawab tantangan zaman dengan tetap berpegang pada nilai-nilai keislaman.
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar