Suasana panen tomat hasil Program Gerakan Ketahanan Pangan Dikbud Sultra di Kabupaten Muna. Kendari – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) telah menghadirkan program Gerakan Ketahanan Pangan pada Juni 2023. Hasilnya memuaskan, siswa berhasil panen ratusan kilogram sayuran (tomat, cabai, dan bawang merah).
Kepala Dinas Dikbud Sultra, Yusmin menuturkan, gerakan ketahanan pangan bagi siswa merupakan implementasi kurikulum merdeka belajar yakni profil pelajar pancasila.
Ia mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh kepala sekolah, guru dan siswa dengan memanfaatkan lahan yang untuk melakukan penanaman ketiga komoditas, khususnya cabe, tomat dan bawang merah.
“Ke depannya bukan hanya tiga komoditas saja, bakal ada buah-buahan yang bernilai ekonomi. Kita akan terus melanjutkan program ini ke depan dan akan berkolaborasi dengan instansi terkait khususnya dengan dinas pertanian dan instansi lainnya,” ucapnya dikutip dari media online telisik.id.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, program gerakan ketahanan pangan pangan di Sultra sukses dilaksanakan. Di Baubau misalnya, program yang dijalankan oleh SMK Negeri 5 Baubau menghasilkan tomat sebanyak 350 kg.
Selanjutnya, panen tomat juga berlangsung di SMA Negeri 2 Konawe Selatan yang berhasil memanen sekira 40 kg tomat, diikuti SMK Negeri 2 Kolaka dan SMKN 3 Bombana yang juga memanen hasil program gerakan ketahanan pangan yang digagas Dikbud Sultra.
(nur/wan)
Tidak ada komentar