Wutimet Bunyasirisith, berhasil meraih penghargaan tertinggi regional sebagai The Pano Awards Southeast Asia Open Photographer of the Year 2026 dalam ajang The 17th Epson International Pano Awards. RADAR KENDARI – Fotografer asal Bangkok, Thailand, Wutimet Bunyasirisith, berhasil meraih penghargaan tertinggi regional sebagai The Pano Awards Southeast Asia Open Photographer of the Year 2026 dalam ajang The 17th Epson International Pano Awards.
Penghargaan tersebut diberikan dalam kompetisi fotografi panorama terkemuka dunia yang kembali menghadirkan karya-karya terbaik fotografer dari berbagai negara.
Epson mengumumkan para pemenang kompetisi tersebut pada 30 Oktober 2026. Tahun ini menjadi tahun ketiga berturut-turut Epson Southeast Asia bersama Epson Australia berperan sebagai sponsor utama dalam ajang tersebut.
Wutimet yang dikenal sebagai fotografer lanskap, seni rupa, dan perjalanan berhasil memikat dewan juri melalui karya panorama berjudul “The Emerald Arch Over Lofoten, Norway”.
Foto tersebut mengabadikan fenomena aurora borealis atau Cahaya Utara yang membentuk lengkungan sempurna di atas puncak-puncak gunung di Lofoten, Norwegia.
Keindahan fenomena alam itu semakin dramatis dengan pantulan cahaya aurora di permukaan perairan pesisir yang tenang bak cermin.
Wutimet mengungkapkan, proses pengambilan foto tersebut menghadirkan tantangan tersendiri.
Cahaya Utara yang muncul begitu luas bahkan tidak dapat ditangkap secara keseluruhan menggunakan lensa ultra-wide 12 mm miliknya.
Karena itu, ia memilih menggunakan teknik fotografi panorama dengan menggabungkan beberapa bingkai foto.
Setelah seluruh gambar digabungkan, ia baru menyadari bahwa aurora yang tertangkap membentuk lengkungan sempurna yang membingkai puncak gunung.
Menurutnya, proses pengambilan gambar berlangsung dalam kondisi alam yang ekstrem, mulai dari suhu yang membekukan, angin kencang, hingga harus berjalan menerobos air laut yang sangat dingin.
Meski menghadapi berbagai tantangan, Wutimet mengaku bangga karena berhasil mewujudkan visi visual yang diinginkannya.
Regional Managing Director Epson Southeast Asia, Siew Jin Kiat, mengatakan pihaknya bangga dapat kembali merayakan talenta fotografi luar biasa yang terus berkembang di kawasan Asia Tenggara.
Menurutnya, keberhasilan Wutimet menunjukkan kemampuan fotografer Asia Tenggara dalam mengeksplorasi berbagai lanskap dunia dan menghasilkan karya visual panorama berkelas internasional.
Ia menilai karya tersebut mencerminkan semangat, visi artistik, serta kedisiplinan teknis yang menjadi kekuatan komunitas kreatif di kawasan Asia Tenggara.
Epson, lanjutnya, berkomitmen mendukung para fotografer dan pencerita visual melalui teknologi pencetakan berkualitas tinggi yang mampu mempertahankan kedalaman, skala, serta kekayaan warna dalam setiap karya fotografi.
Sementara itu, kurator kompetisi, David Evans, menilai fotografi panorama membutuhkan perpaduan kuat antara visi artistik dan penguasaan teknis, terutama ketika fotografer berhadapan dengan fenomena alam yang sulit diprediksi.
Ia menyebut kemampuan Wutimet menghasilkan komposisi lengkungan aurora secara sempurna di tengah suhu di bawah nol derajat sebagai pencapaian luar biasa.
Evans juga mengapresiasi konsistensi fotografer Asia Tenggara yang terus mendorong batas kreativitas dalam menghadirkan karya fotografi dengan skala dan penceritaan visual yang semakin kuat.
Sebagai sponsor utama bersama, Epson Southeast Asia dan Epson Australia terus mendukung perkembangan fotografi dunia melalui teknologi pencitraan berkualitas tinggi.
Dukungan tersebut antara lain diwujudkan melalui printer foto profesional Epson SureColor dan proyektor ultra-tipis yang dirancang untuk menghadirkan akurasi warna maksimal serta kualitas cetak berstandar arsip dengan ketahanan jangka panjang.
Galeri lengkap karya para pemenang dan foto terbaik The 17th Epson International Pano Awards 2026 dapat dilihat melalui laman resmi https://thepanoawards.com/2026-winners-gallery/.
EDITOR : AGUS SETIAWAN
Tidak ada komentar