Polda Sultra sukses menggagalkan upaya pengiriman ratusan botol minuman keras (miras) tanpa izin di Pelabuhan Wawonii, Kota Kendari. KENDARI — Personel Ditsamapta Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil menggagalkan upaya pengiriman ratusan botol minuman keras (miras) tanpa izin di Pelabuhan Wawonii, Kota Kendari.
Penggagalan ini merupakan bagian dari aksi nyata pelaksanaan Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi”Pekat Anoa–2026″.
Operasi yang berlangsung pada Minggu (7/6/2026) dini hari sekitar pukul 00.30 WITA tersebut, berada di bawah kendali IPDA Ariel M. Ginting, S.Tr.K., selaku Panit 1 Turjagwali Ditsamapta Polda Sultra.
Kejadian bermula saat Tim 1 Patroli yang dipimpin oleh Dantim Bripka Boy Sagita tengah melakukan patroli rutin di sekitar area Pelabuhan Wawonii.
Di tengah kegelapan malam, petugas mencurigai aktivitas bongkar muat barang yang tampak tidak biasa.
Mendapat arahan dari Perwira Pengendali (Padal) Patroli, personel di lapangan langsung bergerak cepat melakukan pemeriksaan terhadap seorang pria berinisial MT (33).
Benar saja, saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan belasan dus berisi minuman beralkohol berbagai merek yang siap diselundupkan ke Pulau Wawonii tanpa dilengkapi dokumen perizinan yang sah.
Dari hasil pemeriksaan di TKP, polisi berhasil mengamankan total 168 botol/kaleng miras (setara dengan 14 dus/krat) dengan rincian sebagai berikut: Congyang: 3 dus (36 botol), Anggur Malaga: 3 dus (36 botol), Singaraja Arak:48 botol, Radler: 24 botol, Bintang Kaleng: 1 krat (24 pcs).
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, terduga pelaku MT beserta seluruh barang bukti langsung digelandang ke Markas Komando (Mako) Polda Sultra.
“Terduga pelaku beserta barang bukti saat ini telah diamankan ke Mako Polda Sultra untuk dilakukan proses Tindak Pidana Ringan (Tipiring) lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tulis laporan resmi Ditsamapta Polda Sultra.
Pihak kepolisian memastikan bahwa selama proses penangkapan dan pengamanan barang bukti, situasi di lokasi pelabuhan tetap berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.
Operasi Pekat Anoa-2026 ini akan terus digalakkan demi menekan angka penyakit masyarakat dan menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Sultra.
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar