Mahasiswa Fisip UHO sukses menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di Kecamatan Abeli, Kota Kendari. KENDARI – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) sukses menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di Kecamatan Abeli.
Mengusung tema “Membentuk Karakter dan Jiwa Kepemimpinan Mahasiswa Melalui Kegiatan Pengabdian Masyarakat di Kelurahan Binaan,” kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni pada 6–7 Juni 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Angkatan 2025 serta jajaran pengurus HMPS Ilmu Politik.
Tidak hanya sebagai bentuk pengabdian, momentum ini juga dirancang sebagai sarana pengembangan kapasitas, pembentukan karakter, kepemimpinan, sekaligus penguatan nilai-nilai sosial mahasiswa di tengah masyarakat.
Acara pembukaan yang berlangsung khidmat turut dihadiri oleh jajaran pemerintah setempat serta sivitas akademika UHO.
Dari unsur pemerintah, hadir Camat Abeli, Rahmat, S.Sos., beserta Sekretaris Camat, dan Lurah Talia, Rachmat Aboe Kasim, S.Si.
Sementara dari pihak kampus, hadir Ketua Jurusan Ilmu Politik dan Pemerintahan, Prof. Dr. H. M. Najib Husain, S.Sos., M.Sos., yang mewakili Dekan FISIP UHO, serta Ketua Program Studi Ilmu Politik, Faturachman Alputra Sudirman, S.IP., M.A.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. M. Najib Husain menyampaikan bahwa Jurusan Ilmu Politik dan Pemerintahan sebelumnya telah aktif membina dua desa di Kabupaten Konawe Selatan, yaitu Desa Lawoila dan Desa Duduria.
Kini, jurusan mulai memperluas jejaringnya ke wilayah pesisir Kota Kendari, dengan memilih Kelurahan Talia di Kecamatan Abeli sebagai kelurahan binaan baru.
Langkah ini diambil sebagai implementasi nyata dari visi dan misi Program Studi Ilmu Politik UHO.
“Menjadi Program Studi yang unggul dan berdaya saing dalam pengembangan ilmu politik berbasis masyarakat pesisir dan pembangunan perdesaan yang berkelanjutan,” ujar Prof. Najib memaparkan visi prodi.
Prof. Najib menambahkan bahwa kehadiran kelurahan binaan ini akan berfungsi sebagai laboratorium hidup bagi dosen dan mahasiswa.
Tempat ini diharapkan mampu mewujudkan masyarakat yang “Melek Politik” sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah diri di lingkungan yang dinamis.
Ia juga mengingatkan para mahasiswa baru Angkatan 2025 mengenai pentingnya membangun kepercayaan, menjaga solidaritas, serta menumbuhkan pemikiran yang sehat dalam kelompok.
“Kepercayaan merupakan fondasi utama dalam membentuk tim yang kuat dan mampu menghadapi berbagai tantangan bersama,” tegasnya.
Di sisi lain, Camat Abeli, Rahmat, S.Sos., menyambut hangat inisiatif ini. Ia berharap sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dapat terus berjalan secara berkelanjutan untuk mendongkrak kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal.
Sebagai bentuk komitmen legal dan strategis, kegiatan ini dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Program Studi Ilmu Politik FISIP UHO dengan Pemerintah Kecamatan Abeli khususnya Kelurahan Talia.
Kerja sama ini mencakup bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, hingga pengembangan kapasitas kepemudaan.
Usai penandatanganan PKS, acara dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan dan cenderamata secara simbolis kepada pihak pemerintah setempat.
Tidak sekadar seremonial, para mahasiswa Ilmu Politik UHO langsung terjun ke lapangan untuk melakukan aksi nyata peduli lingkungan berupa pembersihan pantai di kawasan Kelurahan Talia.
Aksi ini diharapkan dapat menanamkan nilai integritas dan kepedulian sosial yang menyatu langsung dengan kebutuhan masyarakat pesisir.
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar